Berkeringat Bisa Membuat Kita Kesulitan dalam Beraktifitas

Berkeringat Bisa Membuat Kita kesulitan Dalam Beraktifitas! ketika memegang sesuatu atau malu jika hendak berjabat tangan. Untungnya, kondisi ini bisa ditangani dengan beberapa cara, mulai dari menghindari faktor penyebabnya sampai penanganan medis dari dokter.

berkeringat

berkeringat

Telapak tangan berkeringat bisa membuat kita kesulitan merupakan salah satu pertanda primary focal hyperhidrosis, yaitu kondisi di mana tubuh mengeluarkan keringat berlebih hanya di lokasi tertentu, seperti di ketiak, telapak kaki, atau telapak tangan saja. Bagian yang berkeringat umumnya simetris, yaitu terjadi pada kedua sisi, baik kanan maupun kiri. Penyebab dan Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat – Alodokter

Para ahli tidak mengetahui dengan pasti kenapa telapak tangan berkeringat secara berlebihan. Kondisi ini diduga disebabkan oleh kelenjar keringat di daerah tersebut yang menjadi lebih aktif dan sensitif. Kelenjar keringat akan terstimulasi oleh saraf apabila seseorang merasa emosional (terlalu bersemangat, gugup, takut atau cemas), banyak bergerak, kepanasan, atau mengonsumsi makanan pedas. Nah, ketika saraf bereaksi berlebihan, tubuh pun bisa banjir keringat, termasuk di telapak tangan.

Apakah Berkeringat Bisa Membuat Kita kesulitan Dalam Beraktifitas ?

Dalam beberapa kasus, telapak tangan berkeringat dialami turun-temurun dalam keluarga. Oleh sebab itu, faktor genetik pun kemungkinan memegang peranan. Yang jelas, telapak tangan berkeringat bisa terjadi pada siapa saja, baik pria ataupun wanita.

Kondisi ini biasanya muncul pertama kali sebelum seseorang menginjak usia 25 tahun. Bahkan, banyak orang yang mengaku mengalami keringat berlebih ketika masih anak-anak. Tetapi tidak menutup kemungkinan telapak tangan berkeringat baru terjadi setelah seseorang berusia dewasa.

  • Hindari pemicu yang bisa membuat telapak tangan berkeringat lebih banyak, contohnya makanan pedas, kafein, atau kepanasan. Jika faktor pemicunya tidak diketahui, coba buat catatan terkait apa saja yang dikonsumsi atau aktivitas yang dijalani sebelum tangan bekeringat.
  • Gunakan antiperspirant atau salep yang mengandung aluminum chloride. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya, sebab aluminum chloride dapat menimbulkan iritasi dan perih di kulit.
  • Tubuh akan menjadi mudah berkeringat saat sedang mengalami stres. Untuk mengatasi keringat berlebih di tangan, coba lakukan beberapa teknik relaksasi, seperti menarik napas panjang, meditasi, mendengarkan musik yang pelan atau lagu favorit.
    Jika beberapa langkah di atas tidak membuahkan hasil, ada beberapa penanganan secara medis yang bisa Anda dapatkan dari dokter.
  • Untuk mengurangi keringat berlebih, dokter dapat meresepkan obat antikolinergik. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi stimulasi saraf di kelenjar keringat, sehingga produksi keringat berkurang. Beberapa efek samping obat ini adalah mulut kering, sakit perut, sembelit, dan mual.
  • Kebanyakan orang mengenal suntik botox sebagai prosedur kecantikan. Namun, sebenarnya suntik botox juga dapat membantu mengurangi produksi keringat berlebih. Biasanya keringat akan mulai berkurang 4 – 5 hari setelah penyuntikan, dan efek ini dapat dirasakan hingga sekitar 4 bulan.
  • Pengobatan untuk telapak tangan berkeringat ini dilakukan dengan menggunakan arus listrik berdaya kecil. Caranya, telapak tangan dimasukkan ke dalam wadah kecil berisi air, kemudian arus listrik akan dialirkan melalui air dari mesin khusus. Iontophoresis memang tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan kesemutan. Pengobatan ini dilarang untuk dilakukan oleh ibu hamil, mereka yang sedang menggunakan alat pacu jantung, atau yang di dalam tubuhnya terdapat implan logam.
  • Jika cara lainnya tidak berhasil, cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi telapak tangan berkeringat adalah operasi. Pembedahan dilakukan dengan memotong saraf yang mengendalikan kelenjar keringat di telapak tangan. Namun, perlu diingat bahwa operasi ini cukup jarang dilakukan dan dapat menimbulkan komplikasi permanen.

Jika telapak tangan berkeringat  bisa membuat kita kesulitan untuk berjabat tangan atau mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat diberikan pengobatan yang tepat.